Gelar operasi yustisi, Bhabin Siangan kolaborasi dengan Satgas Terpadu Covid-19 Desa Siangan

Polda Bali-Polres Gianyar, Polsek Gianyar.
Setelah pemerintah mengumumkan kembali PPKM ( pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat ) Berbasis Desa/Kelurahan melalui Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 03 Tahun 2021 Dan adanya surat keputusan bersama Gubernus Bali dan Bendesa Agung Majelis Desa Adat Provensi Bali nomor 472/600/PHA/DPMA Tentang pembentukan satuan Tugas Gorong Royong Penanganan Covid-19 berbasis Desa Adat di Bali. Maka perlu di laksanakan upaya pendisiplinan Protokol Kesehatan kepada masyarakat.

Salah satu cara adalah melaksanakan Oprasi Yustisi seperti di laksananakan Satgas Terpadu Covid-19 Desa Tangguh Dewata Desa Siangan dan Satgas Gotong Royong Desa Adat Lokaserana, minggu 21 Februari 2021 pukul 17.00-18.30 wita bertempat di perbatasan Desa Siangan dengan Desa Petemon di seputaran Jembatan Lokaserana Banjar Lokaserana Desa Siangan.

Kuat personil yang terlibat dalam Oprasi Yustisi PPKM SM BD 28 orang dengan rincian 5 personil Polri, 1 personil TNI, 1 Satpol PP, 15 Satgas Gotong Royong dan 6 Relawan.

Pada saat pelaksanaan Yustisi di temukan 6 ( enam) orang pelanggar 3 ( tiga ) tidak memakai masker dengan benar dan 3 ( tiga ) tidak memakai masker. Baik Yang tidak menggunakan Masker dengan benar dan yang tidak menggunakan Masker di berikan teguran agar lain kali memakai masker agar terhindar dari penularan Covid-19.

Salah satu pelanggar atas nama I Wayan Kantun, 58 tahun, Petani, warga Bajjar Bandung Desa Siangan Saat melintas tidak menggunakan masker sehingga di berikan teguran dan di berikan satu lembar masker untuk dipergunakan.

Terhadap pelanggar dan juga masyarakat sekitar Bhabinkamtibmas menghimbau dalam kegiatan PPKM SM BD yang di laksanakan selama 14 hari terhitung dari tanggal 9-22 Februari 2021 masyarakat kiranya wajib mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan pola hidup 6M di antaranya menggunakan Masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, menghindari daerah berkerumun, mengurangi mobilitas dan menjaga imun tubuh, agar kita semua terhindar dari penularan Covid-19.

Di samping itu pula mensosialisasikan tentang Peraturan Gubernur Bali Nomor 46 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian virus corona Covid-19, di mana salah satu isinya adalah bagi masyarakat yang beraktivitas di luar rumah tidak menggunakan Masker akan di kenakan sangsi administrasi atau denda sebesar RP 100.000 ( seratus ribu rupiah ) dan bagi pelaku usaha yang tidak menerapkan Protokol kesehatan akan di kenakan denda RP 1.000.000 ( satu juta rupiah ).

Kapolsek Gianyar Kompol I Gusti Ngurah Yudistira, S.H. M.H. menyampaikan bahwa, meningkatnya kasus memberikan himbauan kepada masyarakat agar mematuhi himbauan pemerintah berkaitan dengan pencegahan Penularan Virus Corona Covid-19, ujar Kapolsek.

Be the first to comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.