Satgas Terpadu Covid-19 Desa Siangan gelat oprasi yustisi

Polda Bali – Polres Gianyar, Polsek Gianyar.
Setelah pemerintah mengumumkan kembali Perpanjangan PPKM ( pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat ) Berbasis Desa/Kelurahan melalui Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 05 Tahun 2021 Dan adanya surat keputusan bersama Gubernus Bali dan Bendesa Agung Majelis Desa Adat Provensi Bali nomor 472/600/PHA/DPMA Tentang pembentukan satuan Tugas Gorong Royong Penanganan Covid-19 berbasis Desa Adat di Bali. Maka perlu di laksanakan upaya pendisiplinan Protokol Kesehatan kepada masyarakat.

Salah satu cara adalah melaksanakan Oprasi Yustisi seperti di laksananakan Satgas Terpadu Covid-19 Desa Tangguh Dewata Desa Siangan bersama Satgas Gotong Royong Desa Adat Siangan, 23 Februari 2021 pukul 18.00 – 19.00 wita bertempat di Catus Pata Desa Siangan.

Kuat personil yang terlibat 28 orang antara lain Polri 5 ( lima ) orang, TNI 1 ( satu ) orang, Satpol PP 1 ( satu ), Satgas Gotong Royong 16 orang dan relawan 5 orang.

Pada saat pelaksanaan Yustisi di temukan 5 ( lima ) orang pelanggar 3 ( tiga ) tidak memakai masker dengan benar dan 2 ( dua ) tidak memakai masker. Yang tidak menggunakan Masker dengan benar di berikan teguran sedangkan yang tidak menggunakan Masker di berikan tindakan disiplin berupa Pus Up.

Salah satu pelanggar atas nama I Gede Darma Putra, 18 tahun, warga Banjar Teruna. Saat memasuki wilayah Desa Siangan tidak menggunakan masker sehingga di berikan tindakan berupa Pus Up dan di berikan satu lembar masker untuk dipergunakan.

Terhadap pelanggar dan juga masyarakat sekitar Bhabinkamtibmas menghimbau dalam kegiatan PPKM SM BD yang di laksanakan selama 14 hari terhitung dari tanggal 23 Februari – 8 maret 2021 masyarakat kiranya wajib mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan pola hidup 6M di antaranya menggunakan Masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, menghindari daerah berkerumun, mengurangi mobilitas dan menjaga imun tubuh, agar kita semua terhindar dari penularan Covid-19.

Di samping itu pula mensosialisasikan tentang Peraturan Gubernur Bali Nomor 46 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian virus corona Covid-19, di mana salah satu isinya adalah bagi masyarakat yang beraktivitas di luar rumah tidak menggunakan Masker akan di kenakan sangsi administrasi atau denda sebesar RP 100.000 ( seratus ribu rupiah ) dan bagi pelaku usaha yang tidak menerapkan Protokol kesehatan akan di kenakan denda RP 1.000.000 ( satu juta rupiah ).

Kapolsek Gianyar Kompol I Gusti Ngurah Yudistira, S.H. M.H. menyampaikan bahwa, meningkatnya kasus positif di kalangan masyarakat tidak terlepas karena kurang disiplinnya masyarakat dalam mengikuti Protokol kesehatan, sehingga penularannya banyak melalui transmisi lokal. Untuk itu pihaknya memerintahkan jajaran khususnya Bhabinkamtibmas untuk tidak henti-hentinya memberikan himbauan kepada masyarakat agar mematuhi himbauan pemerintah berkaitan dengan pencegahan Penularan Virus Corona Covid-19, ujar Kapolsek.

Be the first to comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.