Dalam rangka memelihara situasi kamtibmas, Bhabin Siangan sambangi Bendesa Adat Lokaserana

Polda Bali-Polres Gianyar, Polsek Gianyar.

Belakangan ini telah beredar isu tentang pelarangan aliran kepercayaan Hari Krishna, di mana beberapa kalangan masyarakat menyatakan dengan tegas menolak adanya aliran kepercayaan Hari Krishna berada di Bali.

Menyikapi hal tersebut Bhabinkamtibmas Desa Siangan Aiptu I Kadek Sumerta bersama Babinsa Sertu Gusti Ngurah Mudnyana menyambangi Bendesa Adat Lokaserana I Ketut Putra Yasa, Banjar Lokaserana Desa Siangan, Senin (3/5/2021).

pada kesempatan tersebut Aiptu I Kadek Sumerta menyampaikan kepada Bendesa Adat agar tidak terprovokasi tentang pemberitaan yang ada di media Sosial, sebagai ketua adat wajib mengendalikan warga masyarakat dalam hal tindakan main hakim sendiri, pantau segala sesuatu yang berhubungan dengan isu Hare Krishna.

Di samping itu pula di sampaikan bahwa maksud kedatangan adalah utk menyampaikan niat dari pihak Hare Krishna yang akan menemui pihak Prajuru Adat Lokaserana untuk membicarakan tentang perkembangan situasi tentang keberadaan Hare Krishna di wilayah Desa Adat Lokaserana, hal itu di lakukan untuk mencari solusi terbaik, sehingga keberadaan Hare Krishna di wilayah Desa Adat Lokaserana tidak menimbulkan permasalahan.

Di sampaikan pula kehadirannya menyikapi isu yang berkembang belakangan ini, di mana adanya pro kontra keberadaan Aliran kepercayaan Hari Krishna. Sudah merupakan tugas TNI bersinergi dengan Polri menciptakan Harkamtibmas di masyarakat. Untuk itu di harapkan kepada warga Asram agar tidak terprovokasi dengan beberapa pemberitaan di media Sosial dan tidak menanggapi dengan mengeluarkan tanggapan yang nantinya bisa memicu terjadinya konflik di masyarakat, ujar Sumerta

Bhabinkamtibmas menyampaikan bahwa wujud TNI POLRI Hadir sebagai wujud pemerintah hadir di tengah masyarakat untuk senantiasa menciptakan rasa aman, nyaman, damai dan tentram. Sehingga masyarakat merasa terayomi, tidak was-was dan takut. Setiap permasalahan dan jika ada hal-hal yang mengganggu terciptanya Harkamtibmas TNI POLRI melalui Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang ada di Desa, wajib tanggap untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

I Ketut Putra Yasa Bendesa Adat Lokaserana menyampaikan terimakasih karena Babinsa dan Bhabinkamtibmas sudah berkenan hadir menyambangi rumahnya. Kami sangat senang mendapat perhatian dari para aparat pemangku keamanan, dengan demikian kami merasa pemerintah melalui aparat keamanan sudah sangat peduli dengan keberadaan warga.

Menyikapi isu penutupan Hare Krishna, pihak Desa Adat sebelumnya sudah melakukan upaya pendekatan dari awal muncul polemik ini di antaranya menghimbau agar tidak melakukan kegiatan, menyampaikan surat keputusan bersama PHDI dan MDA dan memantau kegiatan warga yang tinggal di lingkungan Asram. Hasil pantauan di dapatkan bahwa warga Asram mematuhi segala bentuk himbauan Termasuk menurunkan papan namanya dan sampai saat ini tidak ada kegiatan di wilayah Asram. Ujar Putra

Kapolsek Gianyar Kompol I Ketut Suastika, S.H. ketika di konfirmasi menyampaikan bahwa SINERGITAS TNI POLRI Di masyarakat telah terjalin baik, setiap kegiatan selalu bersinergi untuk mewujudkan situasi yang kondusif

Be the first to comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.