Bhabin Siangan beri himbauan prokes dan pelaksanaan PPKM Darurat kepada pedagang Pasar Tenten Siangan.

Polda Bali-Polres Gianyar, Polsek Gianyar.

Setelah Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo mengumumkan PPKM ( Penerapan pembatasan Kegiatan Masyarakat ) Darurat dan di tindak lanjuti dengan adanya surat edaran Gubernur Bali Nomor 09 tahun 2021, tentang PPKM Darurat Covid-19 Dalam Tatanan kehidupan era baru di Provinsi Bali. maka perlu adanya sosialisasi dalam upaya pencegahan dengan memberikan imbauan kepada masyarakat, agar selalu menerapkan Protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Imbauan kali ini di laksanakan di pasar Tenten Banjar Siladan Desa Siangan menyasar kepada Pedagang dan pengunjung pasar, Sabtu (3/7/2021) pukul 08.30 wita.

Pada kesempatan tersebut Bhabinkamtibmas menyampaikan tentang keputusan pemerintah memberlakukan PPKM Darurat di wilayah Jawa dan Bali serta mensosialisasikan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 09 tahun 2021 tentang PPKM Darurat Covid-19 Dalam Tatanan kehidupan era baru di Provinsi Bali mulai tanggal 03 s/d 20 juli 2021.

Dengan Pemberlakuan Pengetatan aktifitas di antaranya 100% work from home untuk sektor essential, seluruh kegiatan belajar mengajar dilakukan secara online/daring. untuk sektor essintial diberlakukan 50 % dengan prokes dan untuk kritikel diperbolehkan 100 % dengan prokes, untuk supermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasional sampai pukul 20.00 wita dengan kapasitas 50 %.

Selain itu Kegiatan pusat perbelanjan/mal/pusat perdagangan ditutup. Restorant dan rumah makan hanya menerima delivery / teke away, Kegiatan kontruksi 100 % menerapkan prokes. Tempat Ibadah ( mesjid, mushola, Gereja, Pura, Vihara, dan Kelenteng serta tempat lain yang difungsikan untuk tempat Ibadah ) ditutup sementara. Fasilitas umum Kegiatan seni budaya ditutup sementara. Transportasi 70 % dan pelaku perjalanan harus menunjukan karti vaksin, tes atigen dan Pcr, Resepsi pernikahan dibatasi 30 orang.

Hal lainnya di sampaikan pula kepada masyarakat bahwa Peningkatan kasus Positif bisa di hindari apabila masyarakat dengan sadar dan taat menerapkan pola hidup 6M dalam kehidupan sehari-hari di antaranya menggunakan Masker dengan benar, mencuci tangan dengan deterjen dan air mengalir, menjaga jarak minimal 1,5 meter, Menghindari daerah berkerumun, Menjaga Imun Tubuh dan Mentaati aturan Hukum. hanya dengan cara itu kita semua terhindar dari penularan Covid-19.

Pertimbangan pemerintah melaksanakan PPKM Darurat karena masih tingginya penularan Covid-19 di wilayah Provinsi Bali dan masih rendah kesadaran masyarakat menjalankan Protokol kesehatan. Untuk itu perlu bagi semua pihak untuk menjaga kesehatan, kenyamanan, keamanan dan keselamatan untuk semua orang, imbuh Sumerta

Kapolsek Gianyar Kompol I Gusti Ngurah Yudistira, S.H. M.H. menyampaikan bahwa, meningkatnya kasus positif di kalangan masyarakat tidak terlepas karena kurang disiplinnya masyarakat dalam mengikuti Protokol kesehatan, sehingga penularannya banyak melalaui transmisi lokal. Untuk itu pihaknya memerintahkan jajaran khususnya Bhabinkamtibmas untuk tidak henti-hentinya memberikan himbauan kepada masyarakat agar mematuhi himbauan pemerintah berkaitan dengan pencegahan Penularan Virus Corona Covid-19, ujar Kapolsek.

Be the first to comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.