Memohon ketajaman pikiran dan hati dalam pelaksanaan Tugas, Polsek Ubud gelar Upacara Tumpek Landep

UBUD – Dalam kalender tradisional Bali upacara Tumpek Landep dirayakan setiap Sanisara Kliwon Wuku Landep. Tumpek Landep berasal dari kata tumpek yang berarti tampek atau dekat dan landep yang berarti tajam.

“Dalam konteks filosofis, Tumpek Landep merupakan tonggak penajaman, citta, budhi dan manah (pikiran). Dengan demikian umat selalu berperilaku berdasarkan kejernihan pikiran dengan landasan nilai – nilai agama. Dengan pikiran yang suci, umat mampu memilah dan memilih mana yang baik dan mana yang buruk,”

Tumpek Landep merupakan hari raya pemujaan kepada Sang Hyang Siwa Pasupati sebagai dewanya taksu. Upacara ini digelar setelah hari raya Saraswati sebagai hari turunnya ilmu pengetahuan. Jadi setelah memperingati Hari Raya Saraswati sebagai perayaan turunnya ilmu pengetahuan, maka setelah itu umat memohonkan agar ilmu pengetahuan tersebut bertuah atau memberi ketajaman pikiran dan hati.

Polsek Ubud menggelar upacara Tumpek Landep untuk memberkati benda-benda yang terbuat dari logam khususnya senjata Api maupun kendaraan Dinas yang dimiliki oleh satuan Polsek Ubud Polres Gianyar, Sabtu (11/09/2021) pagi.

Kapolsek Ubud AKP I Made Tama, S.H. mengemukakan bahwa tujuan Upacara Tumpek Landep adalah untuk memberikan keselamatan bagi pengguna alat yang terbuat dari logam dengan diberikan ketajaman berpikir sehingga tidak digunakan untuk kepentingan negatif serta diberikan berkah serta tuntunan dari Ida Sang Hyang Widi Wasa kepada personil Polsek Ubud dalam menjalankan Tugas sehingga dapat bermanfaat bagi Nusa dan Bangsa.

Be the first to comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.